
Lini monitor gaming Acer terbaru telah diumumkan. Total ada empat monitor baru dan satu proyektor laser untuk kebutuhan gamer serta kreator. Pengumuman ini menghadirkan tiga monitor premium yang menargetkan esports dan kompetisi berkecepatan tinggi, ditambah satu monitor 6K untuk pekerja kreatif. Acer juga menyertakan proyektor laser RGB 4K yang dirancang ramah lingkungan, menyasar gamer sekaligus penggemar home cinema yang ingin visual besar dengan latensi rendah.
Monitor Gaming Acer Fokus Kecepatan: Predator 1000Hz, QD-OLED 360Hz, dan Nitro 5K
Monitor Predator XB273U F6 berukuran 27 inci dirancang untuk esports tingkat tinggi. Monitor ini menawarkan refresh rate hingga 500Hz dan bisa melonjak ke 1000Hz lewat mode Dynamic Frequency and Resolution (DFR) saat resolusi diturunkan ke 1280 x 720. Kombinasi ini digunakan untuk mengejar kelancaran ekstrem dan presisi, dengan target mengurangi motion blur serta ghosting pada aksi tercepat.
Pada sisi panel, monitor ini memakai IPS QHD 2560 x 1440 dengan kalibrasi warna tinggi, termasuk cakupan 95% DCI-P3 dan 99% sRGB. Konektivitasnya mencakup HDMI 2.1 ganda dan DisplayPort 1.4, serta speaker internal dan stand ergonomis.
Monitor Predator X34 F3 membawa pendekatan berbeda, yaitu layar lengkung 34 inci dengan panel QD-OLED yang fokus pada kualitas visual dan kecepatan sekaligus. Resolusinya 3440 x 1440 dengan refresh rate 360Hz, ditopang response time super cepat 0,03 ms (GTG). Untuk menjaga permainan tetap mulus, Acer menyematkan AMD FreeSync Premium Pro.

Sementara itu, Acer Nitro XV270X P menargetkan gamer yang butuh detail tajam tanpa mengorbankan kelancaran. Monitor IPS 27 inci ini bisa berjalan di resolusi 5K (5120 x 2880) pada 165Hz. Saat mengejar performa, mode DFR memungkinkan 2560 x 1440 di 330Hz, ditambah dukungan AMD FreeSync Premium, response time minimum 0,5 ms, dan HDR400.
Monitor Kreator 6K dan Proyektor Laser 4K
Selain Monitor Gaming Acer, Acer juga memperkenalkan ProDesigner PE320QX 31,5 inci beresolusi 6K untuk kreator profesional. Monitor ini menonjol lewat akurasi warna tinggi dengan 99% Adobe RGB dan 98% DCI-P3, kecerahan hingga 600 nits, serta konektivitas modern termasuk USB Type-C/USB4 dengan power delivery sampai 100W. Ada pula fitur AI ProxiSense yang mendeteksi kehadiran pengguna untuk mematikan layar otomatis saat tidak dipakai.
Sebagai pelengkap, Acer membawa Vero HL1820, proyektor laser RGB 4K UHD yang mendukung HDR, kecerahan hingga 5.500 lumens, serta mode 1080p 240Hz dengan latensi rendah 4,2 ms. Aspek ramah lingkungan ikut ditekankan lewat masa pakai laser hingga 30.000 jam dan konsumsi daya yang disebut lebih hemat dibanding proyektor berbasis lampu,.
Bagaimana menurut anda?


