
ProArt GeForce RTX 5090 resmi diumumkan ASUS sebagai kartu grafis terbaru untuk kreator profesional, pengembang AI, dan pengguna PC small-form-factor. Kartu grafis ini hadir dengan arsitektur NVIDIA Blackwell, performa AI kelas atas, serta desain 2,5 slot yang lebih ringkas.
Performa AI ProArt GeForce RTX 5090
Kartu grafis ini menawarkan performa hingga 3352 TOPS AI, sehingga cocok untuk menjalankan large language model, aplikasi generatif, serta workflow kreatif yang membutuhkan komputasi besar.
Tidak hanya untuk AI, kartu grafis ini juga mendukung pengalaman gaming kelas premium melalui DLSS 4.5. Teknologi tersebut membantu game berjalan lebih optimal di resolusi 4K dengan visual yang lebih halus dan responsif. Dukungan teknologi NVIDIA RTX seperti Multi Frame Generation, Ray Reconstruction versi baru, Super Resolution, serta Reflex 2 dengan Frame Warp juga membuatnya semakin relevan untuk gamer enthusiast dan kreator visual.
Salah satu keunggulan lain yang cukup menonjol adalah penggunaan memori GDDR7 sebesar 32GB. Kapasitas VRAM ini memberi ruang lebih besar bagi kreator untuk mengolah aset beresolusi tinggi, proyek 3D kompleks, video berkualitas tinggi, hingga aplikasi profesional yang membutuhkan bandwidth memori besar.
Untuk memaksimalkan pengalaman penggunaan, ASUS menyertakan dukungan GPU Tweak III. Software ini memungkinkan pengguna memantau kondisi kartu grafis, mengatur performa, hingga melakukan overclocking dengan lebih mudah. Pengguna juga bisa memakai OC Mode untuk meningkatkan clock GPU saat membutuhkan preview lebih halus, render lebih cepat, dan workflow kreatif yang lebih responsif.
Selain itu, tersedia OSD Wizard untuk mengatur tampilan informasi di layar. Pengguna juga dapat menyesuaikan batas daya dan kurva kipas agar performa, suhu, dan tingkat kebisingan tetap sesuai kebutuhan.
Desain yang Lebih Ringkas
Dari segi fisik, ProArt GeForce RTX 5090 menjadi kartu RTX 5090 2,5 slot pertama dari ASUS. Desain ini penting bagi pengguna yang ingin membangun PC ringkas, tetapi tetap membutuhkan performa grafis kelas atas. Form factor yang lebih ramping juga memberi keleluasaan bagi profesional yang memakai banyak slot ekspansi di workstation mereka.
ASUS turut membekali kartu grafis ini dengan sistem pendinginan inovatif. Solusinya mencakup liquid metal thermal compound pada GPU die, vapor chamber, serta backplate berventilasi ganda dengan zona flow-through. Selain itu, kipas Axial-tech berukuran 115mm ditingkatkan agar mampu menghasilkan aliran udara lebih besar.
Dirancang untuk Workstation Modern
ASUS juga menyesuaikan ProArt GeForce RTX 5090 dengan kebutuhan kreator masa kini. Kehadiran port USB Type-C memberi fleksibilitas tambahan untuk menghubungkan layar portabel atau melakukan daisy-chain beberapa monitor. Fitur ini membantu pengguna menyusun workstation yang lebih rapi tanpa harus memakai terlalu banyak kabel tambahan.
Bagi kreator yang sering bekerja dengan banyak layar, fitur tersebut dapat meningkatkan efisiensi ruang kerja. Pengguna bisa menampilkan timeline editing, preview konten, referensi visual, hingga aplikasi pendukung dalam satu ekosistem kerja yang lebih praktis.


