
Lini AIoT Xiaomi semakin lengkap di Indonesia dengan hadirnya Xiaomi Watch S5 dan Xiaomi Smart Band 10 Pro. Kedua wearable ini ditujukan untuk mendukung kebugaran, aktivitas olahraga, dan gaya hidup digital pengguna..
Spesifikasi Xiaomi Watch S5: Smartwatch Premium dan Personal Coach
Xiaomi Watch S5 hadir sebagai smartwatch premium dengan layar AMOLED 1,48 inci resolusi 480×480 dan bezel tipis 2,6 mm. Screen-to-body ratio mencapai 73,8% dengan tingkat kecerahan hingga 2.500 nits, sehingga notifikasi dan data olahraga terlihat jelas di luar ruangan. Dilengkapi baterai 815 mAh dengan teknologi Xiaomi Surge Battery, Watch S5 mampu bertahan hingga 21 hari. Desain ultra-slim 10,99 mm dan bobot ringan 46 gram memberikan kenyamanan optimal, sementara frame stainless steel menambah kesan elegan.
Untuk mendukung aktivitas olahraga, Xiaomi Watch S5 menawarkan lebih dari 150 mode aktivitas, dual-band GNSS, dan fitur tahan air hingga 5 ATM. Pengguna dapat memanfaatkan fitur Personal Running Coach untuk program latihan lari yang dipersonalisasi, serta menampilkan peta dan rute online maupun offline. Sensor detak jantung, saturasi oksigen, dan pelacakan HRV selama tidur memudahkan pengguna menjaga kesehatan dan memaksimalkan pemulihan.
Xiaomi Smart Band 10 Pro: Untuk Kebugaran dan Kesehatan

Melengkapi ekosistem AIoT Xiaomi, Smart Band 10 Pro hadir dengan layar AMOLED 1,74 inci, refresh rate 60 Hz, dan bodi ultra-slim 9,7 mm. Tingkat kecerahan hingga 2.000 nits memastikan tampilan tetap jelas di bawah sinar matahari. Smart Band 10 Pro mendukung lebih dari 150 mode olahraga, termasuk lari, bersepeda, renang, hiking, dan trail run. Fitur running course, smart pacing, serta panduan warm-up dan cooling-down membantu menjaga performa dan mengurangi risiko cedera.
Selain olahraga, Smart Band 10 Pro memantau kesehatan pengguna sepanjang hari, melacak detak jantung, saturasi oksigen, tingkat stres, serta menstrual health tracking untuk pengguna perempuan. Fitur HRV dan laporan pola tidur mendukung kualitas tidur optimal. Baterai tahan hingga 21 hari memungkinkan rutinitas pagi pengguna berjalan lancar tanpa sering mengisi ulang perangkat.
Bagaimana menurut anda?


